4 (empat) Jenis Pompa Air didasarkan energi Penggeraknya

4 (empat) Jenis Pompa Air didasarkan energi Penggeraknya

Salah satu alat yang berlakon serius dalam sistem pengolahan air ialah pompa air. Alat ini berfungsi mendistribusikan air dari asal pati air ke tempat pengolahan air, menyalurkan air ke konsumen serta sebagainya. Jenis-jenis pompa air pun amat banyak bergantung dari kegunaannya. Namun kali ini kami coba bahas jenis-jenis pompa air yang secara umum diketahui masyarakat didasarkan energi penggeraknya. Dan bila anda sedang mengalami masalah dengan pompa air anda, tentunya anda bisa memanggil jasa service pompa air dan bor air jakarta untuk mengatasi permasalahan anda.

  1. Pompa Air Dragon (Pompa air manual)

Sebagai salah satu jenis pompa air manual, pompa air dragon ini merupakan merk pompa air yang amat populer di sekitar tahun 70-an. Terutama buat daerah-daerah yang belum terjangkau listrik. Sehingga merk pompa air dragon ini menjadi ikon / image di tengah masyarakat kita masa itu buat mewakili istilah pompa air manual. Bagi penduduk yang mempunyai sumur air sendiri, pompa air ini menjadi choices buat menukar metode tradisional, menimba air dari sumur

Cara kerja pompa air manual ini pun sederhana layaknya gambar berikut. Ketika tuas pompa di tarik ke atas, piston bergerak ke bawah ke basis ruangan pompa. Air yang adanya dalam pompa akan memasuki ruangan di atas piston melewati klep (valve) terhadap piston, layaknya terlihat terhadap gambar A

Ketika tuas pompa didorong ke bawah, piston bergerak naik berserentakan dengan tertutupnya klep piston sehingga air yang adanya di atas piston ikut terdorong ke atas serta keluar melewati corong pompa. Di saat berserentakan piston akan menyedot air dari dalam sumur serta air memasuki ruangan di bawah piston melewati klep di basis pompa yang terbuka di saat piston bergerak ke atas, layaknya terlihat terhadap gambar B

  1. Pompa Air Sanyo (Pompa air listrik)

Seiring berkembangnya zaman serta aliran listrik telah banyak masuk ke daerah-daerah, pompa air energi listrik (AC 220V) menjadi choices buat menukar pompa air manual. Pompa air merk Sanyo menjadi istilah umum buat mewakili pompa air energi listrik. (Mungkin saat itu, era 70-an – 80-an yang banyak beredar pompa air merk Sanyo ya)

Sekarang cukup banyak merk pompa air yang beredar dengan teknologi yang berbeda-beda. Namun teknologi yang umum diketahui dengan Centrifugal Pumps. Yaitu pompa air yang bekerja didasarkan daya centrifugal yang dihasilkan oleh impeller (kipas) yang diputar oleh motor listrik. pasal daya centrifugal ini air tersedot (dari sumur) serta terdorong keluar secara kontinyu melewati sirip-sirip impeller

  1. Pompa Air Bensin / Solar (Diesel)

Pompa air jenis ini memakaikan motor berbahan bakar bensin atau solar. metode kerjanyapun setara dengan pompa air listrik di atas. Bedanya cuma terhadap motor penggerak kipas impeller-nya yang memakaikan bahan bakar bensin atau solar. kebiasaannya pompa air jenis ini dipakai buat memompa air dengan volume debit air yang besar. Ini terlihat dari besarnya ukuran pipa atau selang yang diameternya cukup besar

  1. Pompa Air Celup (Submersible)

Sesuai namanya, pompa air listrik ini penggunaannya dicelupkan ke dalam air. pemakaian yang umum ialah pompa air yang digunakan dalam aquarium buat mengalirkan air ke tempat penyaringan air sehingga air aquarium terjaga kejernihannya buat masa yang lebih lama

Cara kerjanyapun setara layaknya pompa air listrik di atas (no:2), memanfaatkan daya centrifugal dari perputaran kipas impeller buat memaksa air ke atas. Jenis pompa air celup ini cukup banyak bergantung keperluannya.